Tahun ini si kecil sudah mulai diajarkan puasa, Bun? Selain nilai-nilai agama, Bunda bisa memanfaatkan puasa Ramadhan untuk melatih kedisiplinan mereka juga lho.

Melansir dari Gulf News, Bunda dan Ayah disarankan untuk mengajari anak-anak tentang tata cara berpuasa yang benar sehingga Ramadhan dapat mereka lalui dengan baik ke depannya. Meskipun pada awal pengenalan puasa belum bisa menjalankan penuh sampai magrib, anak harus tetap latihan secara bertahap sesuai dengan usianya.

Lewat latihan secara terus-menerus, akan terbentuk kedisiplinan. Disiplin merupakan pengajaran yang menyangkut bagaimana menjadikan anak-anak jadi lebih baik lagi, termasuk dalam menjalankan puasa. Mulai dari jadwal sahur teratur, membiasakan salat tepat waktu, hingga makan bersama saat berbuka puasa.

Bentuk kedisiplinan paling dasar inilah yang nantinya akan membantu membentuk karakter anak jadi lebih baik.

“Disiplin adalah tentang membimbing anak-anak, tidak permisif, atau hukuman,” tutur Debbie Zeichner, seorang Parent Coach & Educator, seperti dikutip dari Good House Keeping.

Nilai kedisiplinan dan puasa merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Sebab, ada aturan-aturan dalam berpuasa yang memang harus dipatuhi ketika menjalankan ibadah tersebut. Misalnya saja, tidak boleh makan dan minum dari waktu Subuh hingga waktu berbuka tiba atau Maghrib. Ketentuan tersebut pun perlu anak-anak pahami sehingga mereka dapat menjalankan syariat tersebut dengan baik ketika beribadah puasa.

Melansir laman Al Islam, beberapa manfaat penerapan disiplin sangatlah positif, Bun. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Memproteksi anak dari bahaya fisik dan moral
    Seorang anak tanpa disiplin akan bebas melakukan apa pun yang dia inginkan. Sementara dengan disiplin dan kontrol, dapat membantu memastikan anak-anak tidak tersesat kepada hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak pantas.
  2. Menghindari pengaruh yang salah
    Seorang anak yang tanpa kendali kemungkinan memiliki teman yang salah, terlibat dalam kegiatan yang salah, dan umumnya memiliki moral serta nilai yang berbeda dari orang tuanya. Dengan penerapan nilai disiplin tentunya akan menghindarkan anak dari pengaruh yang tidak baik tersebut.
  3. Kesempatan sukses terbuka lebar
    Anak yang disiplin akan memiliki peluang lebih baik untuk berhasil ketimbang anak yang tidak disiplin. Ia pun dapat mencapai nilai lebih baik di sekolah, menjadi lebih dewasa dan cerdas, serta terbiasa dengan kebiasaan baik.
  4. Merasa dicintai dan aman
    Kurangnya disiplin di rumah sering diartikan sebagai kurangnya perhatian dari orang tua. Ini biasanya dikarenakan kurangnya perhatian atau kurangnya waktu untuk anak-anak. Keduanya sangat berbahaya bagi anak-anak. Penerapan disiplin merupakan tanda kasih sayang orang tua yang ingin membawa anak-anak merasa aman dan dicintai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *