130 negara yang menutup sekolah, total sekitar 1,2 miliar anak kini harus bersekolah dari rumah.Hal ini dikarenakan Wabah virus corona telah mengubah kehidupan miliaran orang.

Wabah virus ini juga membuat Pemerintah telah memperpanjang kondisi tanggap darurat di wilayah Jakarta hingga 19 April 2020. Otomatis, anak-anak harus kembali menerapkan metode belajar online sebagai alternatif kegiatan pembelajaran.

Dalam menjalani belajar daring, penting bagi orang tua untuk mendampingi anak dalam menyesuaikan diri, juga untuk menjaga semangat supaya dapat belajar secara optimal. Berikut tips untuk penyesuaian diri anak selama menjalani metode belajar di rumah, dikutip dari laman Unicef.

Jelaskan mengenai jarak sosial kepada anak
Supaya anak bisa lebih mengerti, jelaskanlah secara singkat mengenai jarak sosial, bahwa hal ini perlu diterapkan sebagai salah satu cara untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Buat jadwal keseharian
Bangunlah di pagi hari dan jalani rutinitas seperti waktu biasa.

Siapkan tempat khusus belajar
Siapkanlah meja atau tempat khusus di bagian rumah yang tidak berisik, supaya konsentrasi belajar anak tidak terganggu.

Perlakukan seperti sekolah sungguhan
Disiplinlah terkait pekerjaan rumah dan daftar kehadiran. Perlakukanlah sekolah daring seperti sekolah sungguhan meskipun kegiatan belajar dilakukan di rumah.

Sempatkan berolahraga
Lakukanlah olahraga walau berada di rumah. Olahraga ringan terbukti dapat lebih menyegarkan otak anak yang jenuh.

Berikan waktu untuk berkomunikasi dengan teman
Walau tidak bisa bertemu langsung, Anda bisa berikan anak waktu untuk berkomunikasi dengan teman-temannya melalui jaringan telepon atau panggilan video.

Berkomunikasi dengan anak terkait perasaan
Tanyakan keadaan dan perasaan anak secara langsung. Kemudian, jika ada hal yang membuat tidak nyaman, Anda dapat memikirkan solusinya bersama.

Sumber artikel dan Photo : TEMPO.CO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *